Burnout Akademik dan Regulasi Diri pada Siswa Sekolah Menengah Atas
Kata Kunci:
burnout akademik, regulasi diriAbstrak
Penelitian ini mengkaji burnout akademik dengan menggabungkan survei, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Data dikumpulkan dari beberapa lokasi studi dan dianalisis secara tematik serta statistik deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa faktor kelembagaan dan kapasitas lokal berpengaruh kuat terhadap hasil yang dicapai. Artikel ini menawarkan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan dan pegiat di lapangan. (Abstrak contoh untuk pratinjau.)
Referensi
Santoso, B. (2019). Kajian tentang burnout akademik: konteks dan tantangan. Jurnal Ilmu Contoh, 8(2), 101–118.
Wulandari, E., & Kusuma, H. (2017). Metode penelitian burnout. Penerbit Nusantara Contoh.
Kusuma, H. (2021). Kebijakan dan praktik burnout akademik di daerah. Prosiding Seminar Nasional Contoh, 45–58.
Dewanti, K. (2023). Burnout akademik: sebuah studi kasus. Jurnal Riset Terapan Contoh, 8(1), 12–29.
Badan Statistik Contoh. (2017). Statistik tahunan bidang burnout. Badan Statistik Contoh.
Santoso, B., Dewanti, K., & Wulandari, E. (2021). Evaluasi program burnout akademik. Jurnal Kebijakan Contoh, 8(3), 201–219.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Para penulis

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Riwayat naskah
- Diterima
- 30-11-2024
- Disetujui
- 25-04-2025
- Terbit
- 27-06-2025