Keterikatan Kerja Karyawan Generasi Z pada Model Kerja Hibrida
Kata Kunci:
keterikatan kerja, Gen Z, kerja hibridaAbstrak
Penelitian ini mengkaji keterikatan kerja generasi Z dengan menggabungkan survei, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Data dikumpulkan dari beberapa lokasi studi dan dianalisis secara tematik serta statistik deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa faktor kelembagaan dan kapasitas lokal berpengaruh kuat terhadap hasil yang dicapai. Artikel ini menawarkan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan dan pegiat di lapangan. (Abstrak contoh untuk pratinjau.)
Referensi
Santoso, B. (2015). Kajian tentang keterikatan kerja generasi Z: konteks dan tantangan. Jurnal Ilmu Contoh, 9(2), 101–118.
Wulandari, E., & Kusuma, H. (2015). Metode penelitian keterikatan. Penerbit Nusantara Contoh.
Kusuma, H. (2015). Kebijakan dan praktik keterikatan kerja generasi Z di daerah. Prosiding Seminar Nasional Contoh, 45–58.
Dewanti, K. (2020). Keterikatan kerja generasi Z: sebuah studi kasus. Jurnal Riset Terapan Contoh, 9(1), 12–29.
Badan Statistik Contoh. (2015). Statistik tahunan bidang keterikatan. Badan Statistik Contoh.
Santoso, B., Dewanti, K., & Wulandari, E. (2015). Evaluasi program keterikatan kerja generasi Z. Jurnal Kebijakan Contoh, 9(3), 201–219.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Para penulis

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Riwayat naskah
- Diterima
- 08-12-2024
- Disetujui
- 27-04-2025
- Terbit
- 27-06-2025