Kearifan Lokal dan Resiliensi Keluarga Penyintas Bencana
Kata Kunci:
psikologi indigenous, resiliensiAbstrak
Penelitian ini mengkaji resiliensi keluarga penyintas bencana dengan menggabungkan survei, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Data dikumpulkan dari beberapa lokasi studi dan dianalisis secara tematik serta statistik deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa faktor kelembagaan dan kapasitas lokal berpengaruh kuat terhadap hasil yang dicapai. Artikel ini menawarkan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan dan pegiat di lapangan. (Abstrak contoh untuk pratinjau.)
Referensi
Saputra, I. (2015). Kajian tentang resiliensi keluarga penyintas bencana: konteks dan tantangan. Jurnal Ilmu Contoh, 9(2), 101–118.
Hakim, L., & Ramadhani, O. (2015). Metode penelitian resiliensi. Penerbit Nusantara Contoh.
Ramadhani, O. (2020). Kebijakan dan praktik resiliensi keluarga penyintas bencana di daerah. Prosiding Seminar Nasional Contoh, 45–58.
Santoso, B. (2022). Resiliensi keluarga penyintas bencana: sebuah studi kasus. Jurnal Riset Terapan Contoh, 9(1), 12–29.
Badan Statistik Contoh. (2015). Statistik tahunan bidang resiliensi. Badan Statistik Contoh.
Saputra, I., Santoso, B., & Hakim, L. (2020). Evaluasi program resiliensi keluarga penyintas bencana. Jurnal Kebijakan Contoh, 9(3), 201–219.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Para penulis

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Riwayat naskah
- Diterima
- 29-11-2024
- Disetujui
- 25-04-2025
- Terbit
- 27-06-2025