Komunikasi Krisis Pemerintah Daerah saat Banjir Bandang
Kata Kunci:
komunikasi krisis, humas pemerintahAbstrak
Penelitian ini mengkaji komunikasi krisis pemerintah dengan menggabungkan survei, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Data dikumpulkan dari beberapa lokasi studi dan dianalisis secara tematik serta statistik deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa faktor kelembagaan dan kapasitas lokal berpengaruh kuat terhadap hasil yang dicapai. Artikel ini menawarkan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan dan pegiat di lapangan. (Abstrak contoh untuk pratinjau.)
Referensi
Puspitasari, M. (2023). Kajian tentang komunikasi krisis pemerintah: konteks dan tantangan. Jurnal Ilmu Contoh, 8(2), 101–118.
Ardana, P., & Maharani, C. (2024). Metode penelitian komunikasi. Penerbit Nusantara Contoh.
Maharani, C. (2024). Kebijakan dan praktik komunikasi krisis pemerintah di daerah. Prosiding Seminar Nasional Contoh, 45–58.
Nugroho, F. (2019). Komunikasi krisis pemerintah: sebuah studi kasus. Jurnal Riset Terapan Contoh, 8(1), 12–29.
Badan Statistik Contoh. (2024). Statistik tahunan bidang komunikasi. Badan Statistik Contoh.
Puspitasari, M., Nugroho, F., & Ardana, P. (2024). Evaluasi program komunikasi krisis pemerintah. Jurnal Kebijakan Contoh, 8(3), 201–219.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Para penulis

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Riwayat naskah
- Diterima
- 31-08-2025
- Disetujui
- 12-02-2026
- Terbit
- 24-04-2026