Penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Wilayah Terdepan dan Terluar
Kata Kunci:
Kurikulum Merdeka, sekolah dasarAbstrak
Penelitian ini mengkaji penerapan Kurikulum Merdeka dengan menggabungkan survei, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Data dikumpulkan dari beberapa lokasi studi dan dianalisis secara tematik serta statistik deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa faktor kelembagaan dan kapasitas lokal berpengaruh kuat terhadap hasil yang dicapai. Artikel ini menawarkan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan dan pegiat di lapangan. (Abstrak contoh untuk pratinjau.)
Referensi
Larasati, A. (2019). Kajian tentang penerapan Kurikulum Merdeka: konteks dan tantangan. Jurnal Ilmu Contoh, 5(2), 101–118.
Prakoso, D., & Pramesti, G. (2017). Metode penelitian penerapan. Penerbit Nusantara Contoh.
Pramesti, G. (2021). Kebijakan dan praktik penerapan Kurikulum Merdeka di daerah. Prosiding Seminar Nasional Contoh, 45–58.
Sari, J. (2018). Penerapan Kurikulum Merdeka: sebuah studi kasus. Jurnal Riset Terapan Contoh, 5(1), 12–29.
Badan Statistik Contoh. (2017). Statistik tahunan bidang penerapan. Badan Statistik Contoh.
Larasati, A., Sari, J., & Prakoso, D. (2021). Evaluasi program penerapan Kurikulum Merdeka. Jurnal Kebijakan Contoh, 5(3), 201–219.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Para penulis

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Riwayat naskah
- Diterima
- 22-03-2025
- Disetujui
- 31-07-2025
- Terbit
- 26-09-2025